Sehabis kecelakaan pesawat yang mengerikan, Chuck Noland terdampar di pulau tanpa penghuni. Seperti manusia prasejarah, segala sesuatu dilakukan serba sulit. Ia menombak ikan-ikan di pantai saat perutnya mulai menyanyi keroncong. Digesek-gesekkan batu dan ranting demi menyalakan api. Saat istirahat ia masuk ke gua, berteduh dari cuaca. Namun yang barangkali paling berat buatnya justru kesepian. Makanya sebuah bola voli yang digambar wajah dengan darahnya dijadikan kawan bicara. Ini semata-mata demi pikirannya terhindar dari kesintingan yang bisa saja tahu-tahu menyergap. Cerita ini bisa ditonton di film terkenal, Cast Away.